Gubernur Andra Soni Doakan Jemaah Haji Asal Banten Diberikan Kesehatan dan Kelancaran

Banten, Berita9 Dilihat

SketsaIndonesia.co.id, Banten – Gubernur Andra Soni menghadiri pelepasan keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dari Embarkasi Banten Tahun 1447 H/2026 M yang dilepas oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Terminal Haji Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (22/4/2026).

Andra Soni menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Banten. Andra Soni menyebut, momentum tersebut menjadi sejarah penting karena untuk pertama kalinya, embarkasi di Banten tidak hanya difungsikan sebagai tempat kepulangan, tetapi juga sebagai titik pemberangkatan jemaah haji.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi sejarah bagi Banten. Kloter pertama yang diberangkatkan tahun ini adalah embarkasi Banten yang diberangkatkan dari Grand Elhaj Cipondoh, yang tahun sebelumnya itu hanya jadi tempat kepulangan, namun sekarang menjadi tempat pemberangkatan dan juga kepulangan untuk Provinsi Banten,” ungkap Andra Soni.

Selanjutnya, Andra Soni juga menuturkan lebih dari 9.000 jemaah haji asal Provinsi Banten yang mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia berharap, seluruh jemaah diberikan kelancaran dan kesehatan selama melaksanakan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam perjalanan, dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menuturkan, pelepasan kloter pertama tersebut menandai dimulainya rangkaian penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026. Dirinya juga mengapresiasi kesiapan pemerintah, khususnya Kementerian Haji dan Umrah, dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

“Kami juga sampaikan selamat jalan (bagi jamaah haji, red), mudah-mudahan pergi dan kembali dengan selamat dalam keadaan sehat walafiat, dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua tim pengawas haji DPR RI itu juga menilai terdapat berbagai peningkatan layanan. Mulai dari kesiapan petugas pendamping yang telah dilatih secara intensif, penambahan embarkasi, hingga fasilitas fast track untuk mempermudah proses keberangkatan jemaah.

Selain itu, kata Sufmi Dasco, distribusi kartu nusuk yang kini telah dilakukan di Indonesia juga membuat proses pemberangkatan menjadi lebih tertib dan terkelola dengan baik.

“Sehingga tidak ada lagi yang kemudian jemaah dalam satu keluarga atau yang lainnya terpisah-pisah, sehingga lebih rapi,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, hari pelepasan tersebut tidak hanya penting secara administratif, tetapi juga memiliki makna yang mendalam, sarat haru, syukur, dan harapan bagi seluruh jemaah.

Dirinya menuturkan keberangkatan kloter pertama dari Embarkasi Banten merupakan awal perjalanan spiritual para jemaah dalam memenuhi panggilan Allah SWT, yang telah dinantikan selama bertahun-tahun.

“Perjalanan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan jiwa, menuju titik paling khusyuk dalam hidup seorang Muslim,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menegaskan penyelenggaraan haji tahun ini menjadi yang pertama dilaksanakan secara penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah, sebagai amanah besar yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Meski di tengah dinamika global, termasuk situasi di Timur Tengah, kata Menteri Haji dan Umrah, pemerintah memastikan akan terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

“Kami ingin jemaah berangkat dengan tenang, fokus pada ibadah. Serahkan hal-hal di luar itu kepada kami untuk mengikhtiarkannya sebaik mungkin,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran selama menjalankan ibadah haji, serta menjaga hubungan baik antar sesama jemaah.

“Hari ini jamaah haji kloter pertama embarkasi Cipondoh berjumlah 391 orang, Insya Allah mereka sudah siap, baik secara fisik maupun mental. Semoga seluruh jamaah haji bisa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan serta bisa kembali ke tanah air dengan sehat dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *