Gubernur Andra Soni Minta Pelaku Usaha Prioritaskan Keselamatan Pekerja

Banten, Berita21 Dilihat

SketsaIndonesia.co.id, Banten – Gubernur Banten Andra Soni meminta para pelaku usaha yang beroperasi untuk memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan keselamatan dan kesehatan yang terjamin, produktivitas kerja akan semakin meningkat.

Hal itu dikatakan Andra Soni saat memberikan penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan Penanganan Pencegahan HIV/AIDS di lingkungan kerja yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (22/4/2026).

Selain menyerahkan sejumlah penghargaan, pada kesempatan itu Gubernur Andra Soni juga menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan atas kecelakaan kerja yang terjadi di beberapa perusahaan. Santunan diserahkan kepada para ahli waris seperti Ibu Rohilah dari Kota Cilegon, Maemunah dari Kabupaten Tangerang dan Samsidi dari Kota Tangerang dengan nominal yang berbeda.

Menurut Andra Soni, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan investasi jangka panjang setiap perusahaan. Maka dari itu, gubernur sekali lagi menekankan kedua hal itu harus benar-benar menjadi prioritas utama dan menjadi komitmen serta kesadaran kolektif bersama.

“Dengan diberikannya penghargaan P2K3 ini kepada ratusan perusahaan penerima, itu menunjukkan komitmen yang sudah dilakukan. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang sudah peduli atas P2K3,” jelasnya.

Andra Soni juga menegaskan, Banten merupakan daerah tujuan investor untuk berinvestasi dalam berbagai bidang. Hal itu tentu harus diimbangi dengan produktivitas. Di sisi lain, perusahaan juga berkewajiban untuk memenuhi seluruh hak para pekerjanya.

“Mari bersama-sama kita wujudkan sehat, lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berdaya saing, sebagai fondasi utama bagi keberlanjutan industri sekaligus pendorong kemajuan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ajaknya.

Kepala Dinas ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi menambahkan, ada sekitar 240 perusahaan panitia pembina K3 dan 78 perusahaan peduli HIV/AIDS yang mendapat penghargaan dalam rangka rangkaian bulan K3 yang dimulai sejak 12 Januari s.d 12 Februari 2026.

“Ini bagian dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan pekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Karena kita tahu bahwa dengan Kesehatan keselamatan kerja yang terjamin produktivitas mereka kita harapkan meningkat,” katanya.

Selain keselamatan, Septo juga menekankan pentingnya kesehatan kerja. Dengan kondisi lingkungan kerja yang sehat, maka para pekerja bisa dipastikan akan terhindari dari HIV/AIDS.

“Maka dari itu penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *